Truk Beras Mundur di Tanjakan Panyindangan, Kades Ingatkan Kendaraan Harus Prima

banner 120x600

BARAYASUKABUMI.COM – SUKABUMI – Kecelakaan tunggal melibatkan truk pengangkut beras terjadi di jalur Cikidang–Palabuhanratu, tepatnya di kawasan Panyindangan, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Peristiwa tersebut dilaporkan kontributor BarayaSukabumi.com, Sandi Gabel, yang berada di lokasi kejadian. Kecelakaan terjadi di tanjakan setelah Situ Panyindangan, arah Palabuhanratu.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lokasi, truk tersebut membawa muatan beras dari arah Sukaraja menuju wilayah Cikidang. Beras tersebut rencananya dikirim ke Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, bukan ke Desa Cijambe.

Diduga As Roda Patah

Kecelakaan diduga terjadi setelah as roda truk mengalami patah saat melintasi tanjakan. Kondisi tersebut membuat kendaraan kehilangan tenaga dan bergerak mundur hingga akhirnya menyandar pada sebuah pohon di sekitar rumah warga.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka serius.

Sejumlah sopir dari rombongan serta komunitas truk setempat turut membantu melakukan penanganan, termasuk perbaikan darurat kendaraan dan pengamanan serta evakuasi muatan.

Kades Cijambe Ingatkan Kendaraan Harus Prima

Menanggapi kondisi jalur tersebut, Kepala Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Aki, mengingatkan para pengemudi maupun pemilik kendaraan agar mengutamakan faktor keselamatan sebelum melintasi ruas jalan raya Cikidang yang memiliki medan cukup ekstrem.

Menurutnya, kondisi kendaraan harus benar-benar prima, termasuk memperhatikan kapasitas muatan yang dibawa.

“Ketika kendaraan akan melintas di ruas Jalan Raya Cikidang ini, yang paling utama adalah keselamatan. Kondisi kendaraan harus betul-betul prima. Begitu juga dengan muatan, bobotnya jangan lebih dari sekitar enam sampai tujuh ton,” ujar Aki.

Ia menilai kondisi medan di jalur Cikidang membutuhkan perhatian ekstra dari para pengemudi, terutama bagi kendaraan yang membawa beban berat.

“Medannya cukup ekstrem, jadi kondisi kendaraan dan bobot muatan harus benar-benar diperhatikan,” tambahnya.

Sementara itu, terkait tujuan pengiriman beras dalam peristiwa tersebut, Aki menegaskan bahwa muatan tersebut bukan untuk Desa Cijambe, melainkan menuju Desa Sampora.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Pemerintah Desa Sampora belum berhasil dikonfirmasi terkait tujuan pengiriman maupun informasi lebih lanjut mengenai kendaraan dan muatan tersebut.

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan berat agar memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem roda dan komponen vital lainnya, dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan.

Pengendara yang melintasi jalur Cikidang–Palabuhanratu juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat malam hari dan ketika melewati kawasan tanjakan dengan kondisi medan yang cukup ekstrem.

Catatan Redaksi: Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu keterangan dari pihak berwenang. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Sampora terkait pengiriman beras tersebut.

Kontributor: Sandi Gabel (Admin Facebook Cikidang Beautiful Zone)
Penulis: Dedi Cobra
Editor: Tim Redaksi Barayasukabumi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *