
BARAYASUKABUMI.COM | Sukabumi – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung, RT 001/RW 006, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan tiga anak meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang dilalap api.
Berdasarkan laporan Polsek Nyalindung, rumah berukuran sekitar 6 x 9 meter persegi itu merupakan milik Nia Kurniasih (59), nenek dari para korban. Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Ketiga korban yang meninggal dunia yakni Alzenar Malik Seputro (10), pelajar kelas 4 SDN Wangunreja, Sakha Asadel Seputro (5), pelajar PAUD, serta Shakila Almahira Quenza (4), yang belum bersekolah. Hasil pemeriksaan tenaga kesehatan Puskesmas Cijangkar menyatakan ketiganya mengalami luka bakar derajat tiga hingga 100 persen.
Sementara itu, pemilik rumah, Nia Kurniasih, mengalami luka bakar ringan pada telapak kaki kiri. Seorang saksi sekaligus kakak korban, Nicky Oktaviany Seputro, juga mengalami luka bakar ringan pada lengan kiri saat berusaha menyelamatkan diri.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian wilayah tersebut mengalami pemadaman listrik. Sekitar pukul 18.00 WIB, lilin dinyalakan sebagai penerangan dan diletakkan di atas televisi menggunakan alas piring plastik. Seluruh penghuni rumah kemudian beristirahat.
Sekitar pukul 19.30 WIB, Nicky terbangun karena merasakan hawa panas dan mendapati ruang tamu sudah terbakar. Atas arahan neneknya, ia segera keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. Nia Kurniasih sempat berusaha memadamkan api menggunakan air dalam ember, namun kobaran api dengan cepat membesar karena bangunan rumah berbahan bilik bambu yang mudah terbakar.
Nenek korban sempat berusaha kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan tiga cucunya yang masih tertidur, namun dihalangi warga karena kondisi api sudah tidak memungkinkan. Warga bersama petugas berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga akhirnya mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pendinginan dan mencegah api merembet ke bangunan permanen di sekitar rumah.
Kapolsek Nyalindung IPTU Muhamad Yanuar Fajar, S.H. bersama anggota, Bhabinkamtibmas, Forkopimcam, Pemerintah Desa Wangunreja, P2BK Kecamatan Nyalindung, Damkar, serta tenaga kesehatan langsung mendatangi lokasi kejadian.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mengevakuasi korban, memeriksa para saksi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta menerima surat pernyataan penolakan autopsi dari pihak keluarga korban.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan kepolisian. Namun berdasarkan keterangan awal di lokasi, api diduga berasal dari lilin yang digunakan sebagai penerangan saat terjadi pemadaman listrik.
Penulis: JS
Editor: Dedi Cobra
Sumber: Polsek Nyalindung



