Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya, Pemprov Jabar Siap Bangun Kembali 51 Rumah Adat

banner 120x600

BARAYASUKABUMI.COM – SUKABUMI — Duka menyelimuti Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, setelah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman adat pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan 51 rumah adat beserta seluruh isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, meski kerugian material diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari korsleting listrik di bangunan WC umum yang berada di kawasan kampung adat. Dalam waktu singkat, kobaran api menjalar ke rumah-rumah warga yang sebagian besar berbahan kayu, sehingga sulit dikendalikan. Warga bersama petugas dan relawan berjibaku memadamkan api serta menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.

Di tengah musibah yang menguras air mata, semangat kebersamaan masyarakat adat tetap terlihat. Warga saling membantu, bergotong royong, dan menguatkan satu sama lain meski harus kehilangan tempat tinggal serta harta benda yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.

Kabar yang membawa harapan datang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melalui unggahannya menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka cita kepada masyarakat Kampung Adat Ciptamulya. Gubernur juga menyampaikan komitmen bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat insyaallah akan membangun kembali 51 rumah adat yang terdampak dalam waktu dekat agar masyarakat dapat kembali tinggal dan melestarikan warisan budaya leluhur.

Musibah ini bukan hanya menjadi ujian bagi masyarakat Kampung Adat Ciptamulya, tetapi juga mengundang kepedulian berbagai pihak. Dukungan dari pemerintah, relawan, dan masyarakat luas diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sehingga kehidupan warga dapat kembali berjalan normal.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa musibah dapat datang tanpa diduga. Namun di balik cobaan tersebut, lahir semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian yang menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia. Harapannya, Kampung Adat Ciptamulya akan kembali berdiri lebih kokoh, tetap menjaga nilai-nilai adat, budaya, serta menjadi simbol ketangguhan masyarakat Sukabumi dalam menghadapi cobaan.

Penulis: Redaksi
Editor: Tim BARAYASUKABUMI.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *