
SUKABUMI, BARAYASUKABUMI.COM – Proses mobilisasi komponen Steam Turbine Generator untuk pengembangan Salak Unit 7 Development Project di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak resmi dimulai, Sabtu (27/6/2026). Pengangkutan dilakukan oleh Joint Operation (JO) PT TIMAS – PT REKIND dengan titik awal keberangkatan dari Jayanegara menuju Pos 1 Star Energy Gunung Salak.
Sebelum iring-iringan kendaraan trailer diberangkatkan, seluruh armada terlebih dahulu menjalani inspeksi menyeluruh oleh tim Star Energy, PT REKIND, dan PT TIMAS. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kendaraan, perlengkapan, serta sistem keselamatan berada dalam kondisi laik jalan untuk menghadapi jalur ekstrem menuju kawasan proyek yang berada di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Medan yang akan dilalui dikenal memiliki tanjakan curam, tikungan tajam, serta memerlukan kehati-hatian tinggi mengingat muatan berupa komponen turbin berukuran besar dan berbobot sangat berat.
Usai proses inspeksi selesai, seluruh personel melaksanakan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing. Momen tersebut menjadi bagian penting sebelum keberangkatan, sebagai ikhtiar memohon kelancaran, keselamatan, dan kesuksesan selama proses mobilisasi hingga mencapai lokasi tujuan.

Di lokasi keberangkatan, Yogi, salah seorang kru inspeksi dari PT TIMAS, menjelaskan bahwa perjalanan hanya akan dimulai setelah seluruh pemeriksaan dinyatakan selesai.
“Kita akan berangkat setelah unit selesai dicek. Setelah itu meminta izin terlebih dahulu kepada petugas keamanan di Pos 1, baru kemudian rombongan bergerak,” ujarnya.

Selama perjalanan, konvoi trailer bergerak secara bertahap dengan pengawalan ketat. Rombongan sempat melakukan transit dan pemeriksaan kembali di kawasan Kebun Teh Gunung Salak sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pos 1.
Berkat koordinasi yang baik antara tim pengangkut, petugas pengamanan, dan seluruh kru lapangan, proses mobilisasi tahap awal berlangsung aman tanpa kendala berarti. Seluruh kendaraan akhirnya berhasil tiba dengan selamat di Pos 1 Star Energy Gunung Salak.

Setibanya di Pos 1, armada untuk sementara melakukan transit sambil menunggu jadwal serta izin memasuki kawasan inti proyek. Mobilisasi menuju lokasi pemasangan turbin akan dilanjutkan setelah memperoleh persetujuan dari pihak pengelola kawasan proyek.
Pengangkutan komponen turbin ini merupakan bagian dari tahapan penting pembangunan Salak Unit 7 Development Project, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan Gunung Salak sekaligus memperkuat pasokan energi bersih di Indonesia.
Penulis: Dedi Cobra
Editor: BARAYASUKABUMI.COM



