BARAYASUKABUMI.COM – SUKABUMI – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Lokal 11 Kalapanunggal-Kabandungan menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dengan melaksanakan pemantauan dan membantu proses evakuasi bencana tanah longsor di Kampung Cicadas RT 03/RW 04, Desa Tugu Bandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, RAPI Lokal 11 menerjunkan tiga personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk turun langsung ke lokasi bencana. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata kepedulian relawan dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya penanganan bencana bersama BPBD, SAR, dan instansi terkait lainnya.
Menariknya, pembentukan dan peresmian keberadaan TRC RAPI Lokal 11 baru dilaksanakan pada 24 Oktober 2026, bertepatan dengan kegiatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Pondok Pesantren Assalam, Cibodas. Hanya beberapa hari setelah kegiatan tersebut, para personel langsung mengaplikasikan pembekalan yang telah diterima dengan terjun ke lokasi bencana.
Selain membantu pemantauan dan evakuasi, RAPI juga memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi kebencanaan, khususnya ketika jaringan telepon seluler mengalami gangguan atau tidak tersedia. Melalui perangkat komunikasi radio HT dan rig, koordinasi di lapangan diharapkan tetap berjalan sehingga informasi dapat disampaikan dengan lebih efektif.
Kehadiran TRC RAPI bukan sekadar hadir di lokasi untuk mendokumentasikan kejadian, melainkan mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat dan mendukung petugas penanganan bencana. Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan, keterampilan komunikasi, dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam mengurangi risiko serta dampak bencana.

Dengan keterlibatan aktif ini, diharapkan RAPI Lokal 11 Kalapanunggal-Kabandungan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat koordinasi dengan lembaga terkait, serta menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih tangguh menghadapi bencana.
Redaktur: Dedi Cobra
Editor: Tim BarayaSukabumi.com
Kontributor: Apih Otoy















