Jalan Cikidang–Palabuhanratu Tampil Makin Menor, Pengecatan Marka dan Pemasangan Paku Jalan Digenjot

banner 120x600

BARAYASUKABUMI.COM – SUKABUMI – Jalan Cikidang–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tampil semakin menarik perhatian pengguna jalan. Pengecatan marka jalan dan pemasangan paku jalan terus dilakukan untuk meningkatkan visibilitas serta mendukung keselamatan pengendara, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di segmen 1, tepatnya di Kampung Longkewang, Kecamatan Cikidang. Pekerjaan ini menjadi bagian dari penataan marka jalan yang direncanakan mencakup lima segmen, mulai dari simpang Cikidang, wilayah Cipetey, Pamuruyan, Cibadak, hingga berakhir di Palabuhanratu.

Salah seorang petugas marka jalan, Roni, menjelaskan bahwa pekerjaan diawali dari segmen 1. Selain pengecatan marka, petugas juga memasang paku jalan pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanda tambahan, terutama di lokasi dengan kondisi penerangan terbatas pada malam hari.

“Pemasangan paku jalan ini sengaja dilakukan di titik-titik yang rawan karena minim penerangan pada malam hari. Ketika terkena sorot lampu kendaraan, paku jalan akan memantulkan cahaya sehingga terlihat seperti sinyal pembatas bagi pengguna jalan,” ujar Roni.

Menurutnya, keberadaan paku jalan diharapkan membantu pengendara mengenali batas jalur dan arah jalan, khususnya ketika melintas pada malam hari atau dalam kondisi jarak pandang terbatas.

Pengecatan marka dan pemasangan paku jalan ini menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan lalu lintas di jalur Cikidang–Palabuhanratu yang memiliki karakteristik jalan berkelok dan melintasi kawasan dengan pepohonan lebat.

Dengan marka yang semakin jelas dan paku jalan yang berfungsi sebagai pemantul cahaya, pengguna jalan diharapkan lebih waspada, menjaga kecepatan, serta mematuhi rambu dan marka lalu lintas selama perjalanan.

Meski tampilan jalan kini semakin mencolok dan menarik perhatian, aspek keselamatan tetap menjadi tujuan utama. Pengendara diimbau untuk tidak lengah, terutama saat melintasi tikungan dan ruas jalan yang minim penerangan.

Reporter: Dedi Cobra
Editor: Tim Barayasukabumi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *